Senin, 16 Februari 2015

Air Terjun Yang Paling Bagus, Leuwi Hejo di Bogor

Air terjun yang paling bagus di Bogor | Pemandangan alam di berbagai tempat di kawasan Bogor yang memang mempunyai keindahan tersendiri. Bahkan menurut banyak wisatawan, obyek alam di tempat tersebut tidak kalah menariknya
dengan wisata alam di belahan bumi lainnya. Di antara obyek wisata alam ini yang paling banyak terdapat di Bogor adalah wisata curug atau air terjun.

Air Terjun Yang Paling Bagus

Salah satunya adalah Leuwi Hejo atau lebih dikenal oleh masyarakat setempat dengan nama Curug Bengkok Leuwi Hejo.Tempat ini berada di Kampung Wangun Cileungsi, Desa KarangTengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Di lokasi wisata tersebut terdapat sebuah air terjun mini, dan mempunyai kolam kecil berwarna hijau yang penuh dengan air jernih nan menyejukkan.

Curug Bengkok Leuwi Hejo ini memang belum menjadi destinasi wisata yang resmi dikelola oleh pemerintah daerah. Karena lokasi wisata tersebut relatif baru dan belum banyak diketahui oleh para pengunjung ataupun wisatawan. Namun demikian namanya kian mencuat pada beberapa bulan belakangan ini, berkat pembahasan di beberapa forum komunitas wisata di dunia maya.

Air Terjun Yang dekat dengan Jakarta


Awal mula curug ini mulai dikenal ketika sejumlah siswa sekolah mengadakan kegiatan kemah bersama dan mengunggah foto tempat tersebut di internet. Foto-foto tersebut kemudian menyebar di media sosial, sehingga mengundang perhatian masyarakat luas untuk mengunjungi tempat ini."Dari situ mulai banyak orang yang berkunjung ke Curug Leuwi Hejo ini.

Jumat, 02 Januari 2015

Wisata Budaya Kampung Adat Ciptagelar

Kasepuhan Adat Ciptagelar adalah salah satu kampung adat yang masuk dalam Kesatuan Adat Banten Kidul. Kasepuhan Adat Ciptagelar masih memegang kuat adat dan tradisi yang diturunkan sejak 640 tahun yang lalu. Kasepuhan ini dipimpin oleh seorang Abah yang diangkat berdasarkan keturunan. Sampai saat ini Kasepuhan Adat Ciptagelar sedang dipimpin oleh Abah Ugi, sejak tercatatnya kasepuhan ini dari tahun 1368.


Kasepuhan Adat Ciptagelar berdiri di Bogor, 640 tahun yang lalu. Tempat tinggal kasepuhan selalu berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain. Pindahnya tempat tinggal ini dikarenakan datangnya wangsit dari leluhur kepada Abah. Pada akhir tahun 2000 Abah Anom (alm Encup Sucipta) sebagai pimpinan Kasepuhan pada saat itu menerima wangsit (perintah) dari leluhur untuk pindah dari Kampung Ciptarasa ke Kampung Ciptagelar.

Ciptagelar artinya terbuka atau pasrah menerima perpindahan tersebut. Wangsit ini diterima oleh alm Abah Anom setelah melalui proses ritual beliau yang hasilnya tidak boleh tidak, mesti dilakukan. Oleh karena itulah perpindahan Kampung Adat merupakan Kesetiaan dan Kepatuhan kepada para leluhur.

Secara administratif, Kampung Ciptagelar berada di wilayah Dusun Sukamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Jarak kampung Ciptagelar dari desa Sirnaresmi 14 km, dari kota kecamatan 27 km, dari pusat pemerintahan Kabupaten Sukabumi 103 km dan dari Bandung 203 km ke arah barat. Kampung Ciptagelar berada pada posisi koordinat S 06 47' 10,4'. Data Tahun 2008 Kasepuhan Adat Ciptagelar dihuni oleh 293 orang yang terdiri dari 84 kepala keluarga yakni 151 orang laki-laki dan 142 orang perempuan.