Melakukan perjalanan ke
Kawah Ijen adalah petualangan yang menantang. Rasanya tak mudah untuk menuju salah satu
destinasi terbaik di Indonesia ini. Biasanya, para pengunjung yang datang ke Kawah Ijen tertarik untuk menyaksikan secara langsung fenomena blue fire atau api biru yang hanya terdapat di dua negara, yakni Indonesia dan Islandia.
Blue fire tampak di celah-celah bebatuan antara pukul 01.00–02.00 WIB. Fenomena ini pun perlahan akan hilang ketika matahari mulai terbit. Untuk menyaksikan blue fire, Anda harus memastikan waktu dan meng-update kondisi kawah sebelum memutuskan ke Ijen. Pasalnya, jika ada potensi gas berbahaya keluar dari kawah, maka para pengunjung dilarang mendaki tengah malam. Namun, Anda tak perlu kecewa bila tidak bisa menyaksikan blue fire. Pemandangan Kawah Ijen pun begitu menakjubkan.
Fenomena blue fire atau api biru yang hanya terdapat di dua negara, yakni Indonesia dan Islandia.
Kawah Ijen merupakan pusat
danau kawah terbesar di dunia dengan keindahan yang luar biasa, danau belerang berwarna hijau toska. Ijen sendiri merupakan satu kompleks gunung berapi yang terdiri dari kawah Gunung Ijen dan dataran tingginya. Kawasan ini terletak di tiga kabupaten, yakni Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi. Gunung Ijen berada 2.386 meter di atas permukaan laut.
Puncaknya merupakan rentetan gunung api di Jawa Timur seperti Bromo, Semeru, dan Merapi. Tak hanya itu, Kawah Ijen merupakan tempat penambangan belerang terbesar di Jawa Timur yang masih menggunakan cara tradisional. Sumber belerang Ijen seakan tidak pernah habis dimanfaatkan di berbagai keperluan industri kimia dan lainnya.