Jumat, 02 Januari 2015

Wisata Budaya Kampung Adat Ciptagelar

Kasepuhan Adat Ciptagelar adalah salah satu kampung adat yang masuk dalam Kesatuan Adat Banten Kidul. Kasepuhan Adat Ciptagelar masih memegang kuat adat dan tradisi yang diturunkan sejak 640 tahun yang lalu. Kasepuhan ini dipimpin oleh seorang Abah yang diangkat berdasarkan keturunan. Sampai saat ini Kasepuhan Adat Ciptagelar sedang dipimpin oleh Abah Ugi, sejak tercatatnya kasepuhan ini dari tahun 1368.


Kasepuhan Adat Ciptagelar berdiri di Bogor, 640 tahun yang lalu. Tempat tinggal kasepuhan selalu berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain. Pindahnya tempat tinggal ini dikarenakan datangnya wangsit dari leluhur kepada Abah. Pada akhir tahun 2000 Abah Anom (alm Encup Sucipta) sebagai pimpinan Kasepuhan pada saat itu menerima wangsit (perintah) dari leluhur untuk pindah dari Kampung Ciptarasa ke Kampung Ciptagelar.

Ciptagelar artinya terbuka atau pasrah menerima perpindahan tersebut. Wangsit ini diterima oleh alm Abah Anom setelah melalui proses ritual beliau yang hasilnya tidak boleh tidak, mesti dilakukan. Oleh karena itulah perpindahan Kampung Adat merupakan Kesetiaan dan Kepatuhan kepada para leluhur.

Secara administratif, Kampung Ciptagelar berada di wilayah Dusun Sukamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Jarak kampung Ciptagelar dari desa Sirnaresmi 14 km, dari kota kecamatan 27 km, dari pusat pemerintahan Kabupaten Sukabumi 103 km dan dari Bandung 203 km ke arah barat. Kampung Ciptagelar berada pada posisi koordinat S 06 47' 10,4'. Data Tahun 2008 Kasepuhan Adat Ciptagelar dihuni oleh 293 orang yang terdiri dari 84 kepala keluarga yakni 151 orang laki-laki dan 142 orang perempuan.

Minggu, 21 Desember 2014

Lokasi Bersepeda Di Serpong

Sebuah daerah menjadi primadona karena memiliki beberapa lokasi bersepeda di Serpong trek sepeda dan banyak outlet sepeda. Tapi di beberapa kawasan rentan tindak kriminal terhadap goweser.

Bagi kalangan pesepeda alias goweser, wilayah Serpong memiliki daya tarik tinggi. Sudah sejak lama Serpong dikenal sebagai surga pesepeda. Anggapan ini diperkuat juga dengan ramainya masyarakat yang gowes di wilayah ini. Lihat saja saat akhir pekan tiba, kita dengan mudah menjumpai para pesepeda melintasi jalanan Serpong. Apalagi di wilayah ini beberapa pengembang sudah menyediakan lajur khusus sepeda.
Lokasi Bersepeda Di Serpong


Pendapat yang menyatakan Serpong sebagai surga pesepeda juga tentu tak bisa dilepaskan dari keberadaan trek jalur pipa gas (JPG). Trek JPG pula yang melahirkan komunitas pesepeda terbesar di Indonesia, yakni JPG Mountain Bike. Mulanya ada beberapa penggemar sepeda gunung (MTB) yang suka bermain di JPG. Perkembangan tren MTB membuat jalur ini kian dikenal. Maka terbentuklah komunitas dan trek JPG.